
LANGKAT, sumut.wartaglobal.id - Kondisi Jalan Lintas Nasional di wilayah Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, kini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, badan jalan yang telah dikeruk untuk proses perbaikan sejak beberapa bulan lalu hingga kini belum juga diaspal kembali.
Akibatnya, permukaan jalan menjadi kasar, berlubang, dan sangat membahayakan para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Warga mengaku sudah banyak pengendara yang terjatuh diduga akibat kondisi jalan yang tidak rata dan dipenuhi bekas kerukan.
Masyarakat mempertanyakan lambannya penyelesaian proyek tersebut, Hingga foto ini diambil pada 29 Juli 2026 belum ada kejelasan kapan proses pengaspalan akan dilanjutkan sehingga jalan dapat kembali dilalui dengan aman dan nyaman.
Di tengah keresahan masyarakat, muncul pula dugaan yang berkembang di tengah warga bahwa material aspal hasil kerukan diduga atau disinyalir dijual kepada pihak ketiga. Namun hingga saat ini belum ada keterangan maupun klarifikasi resmi dari pihak yang berwenang terkait kebenaran informasi tersebut.
Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera memberikan penjelasan kepada masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian perbaikan jalan. Mengingat jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan berbagai daerah di Sumatera Utara dan setiap hari dilalui ribuan kendaraan.
"Jangan sampai menunggu semakin banyak korban berjatuhan baru dilakukan tindakan nyata. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas," ujar salah seorang warga.
Masyarakat juga meminta agar pihak pelaksana proyek maupun instansi yang bertanggung jawab segera turun ke lapangan untuk memastikan perbaikan dapat segera dilaksanakan serta memberikan kepastian kepada publik mengenai penyebab terhentinya pekerjaan tersebut.
Semoga keluhan masyarakat ini segera mendapat perhatian, sehingga Jalan Lintas Nasional di Kecamatan Gebang dapat kembali aman, layak dilalui, dan tidak lagi membahayakan keselamatan para pengguna jalan. (Dinjo)
KALI DIBACA





.jpg)