
MEDAN, sumut.wartaglobal.id -Membangun masjid merupakan sebuah amal mulia. Namun, menjaga kemakmurannya, merawat persaudaraan di antara jemaah, serta menjadikan rumah ibadah sebagai pusat kemaslahatan umat merupakan tanggung jawab yang tidak kalah penting.
Semangat inilah yang mengemuka dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-I Ukhuwah Badan Kenaziran Masjid Medan Utara (UBKM MU) yang diselenggarakan di Aula KBIHU Al Mukhlisin, Belawan, Kota Medan, Sabtu (3/10/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar menjadi agenda organisasi untuk membahas kepengurusan.
Lebih jauh, Mubes menjadi ruang mempertemukan pemikiran, mempererat silaturahmi, sekaligus merumuskan arah perjuangan bersama agar keberadaan masjid memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Mengangkat tema “Transformasi UBKM: Ukhuwah Bersatu, Berdaya, dan Bersinergi Mewujudkan Kesejahteraan Masjid Kota Medan”, kegiatan ini membawa pesan bahwa kekuatan umat tidak hanya terletak pada banyaknya rumah ibadah, melainkan juga pada persatuan, kepedulian, serta kemampuan pengurus dalam memakmurkan masjid.
Menyatukan Langkah, Memperkuat Persaudaraan Pelaksanaan Mubes ke-I UBKM MU mempertemukan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus Badan Kenaziran Masjid (BKM), tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga unsur pemerintahan dan aparat keamanan.
Sejumlah tokoh yang menghadiri kegiatan tersebut di antaranya Penasehat UBKM MU Dt. H. Irfan Hamidi, Dr. H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum., serta perwakilan Wali Kota Medan melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Agus.
Hadir pula unsur Forkopimca Medan Belawan, perwakilan TNI-Polri, Ketua MUI Kota Medan Ustaz H. Zulfikar Hajar, para alim ulama, ketua BKM di Wilayah Medan Utara, tokoh masyarakat, pemuda, serta ratusan undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa pembicaraan mengenai kemakmuran masjid tidak hanya menjadi tanggung jawab pengurus rumah ibadah.
Diperlukan kebersamaan dan sinergi agar program-program kemasjidan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Terlebih di kawasan Medan Utara yang memiliki beragam kehidupan sosial masyarakat, keberadaan masjid diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan dalam membangun persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama. (F5)




.jpg)