LANGKAT, sumut.wartaglobal.id - Kondisi jalan lintas Simpang 5 Pantai Buaya, tepatnya di kawasan Atas Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, kembali dikeluhkan warga. Jalan yang berada di sekitar Lingkungan III dan IV Kelurahan Pekan Besitang tersebut kerap dipenuhi lumpur setelah hujan turun akibat material tanah dari tebing di sisi jalan yang mengalami longsoran.
Ketika hujan deras terjadi, material tanah dan lumpur terbawa hingga ke badan jalan. Kondisi tersebut membuat permukaan jalan menjadi licin dan sulit dilalui.
Bahkan, ketebalan lumpur di sejumlah titik dilaporkan dapat mencapai sekitar 20 sentimeter.
Sebelumnya, sejumlah perusahaan yang berada di sekitar lokasi sempat membantu melakukan pembersihan badan jalan dari timbunan lumpur, Namun, upaya tersebut belum menjadi solusi jangka panjang.
Setiap kali hujan kembali turun, material tanah dan lumpur kembali memenuhi badan jalan.
Kondisi ini dinilai cukup mengkhawatirkan karena jalan tersebut merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, termasuk oleh anak-anak sekolah.
Sejumlah warga mengaku harus ekstra berhati-hati ketika melintasi kawasan tersebut. Tidak sedikit pengendara, termasuk anak-anak sekolah, yang dilaporkan mengalami jatuh akibat kondisi jalan yang licin dan berlumpur.
Salah seorang warga, Ernawati, mengaku sangat mengeluhkan kondisi jalan tersebut, terutama ketika hujan turun. «“Wahhh... harus sangat berhati-hati kita, Bang. Licin kali,” keluh Ernawati.
Menurut warga, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut kenyamanan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan, khususnya para pelajar yang setiap hari melintas di kawasan tersebut. Warga berharap persoalan ini dapat segera mendapat perhatian dari pihak-pihak terkait.
Tidak hanya melakukan pembersihan lumpur setelah hujan, tetapi juga diperlukan upaya untuk mencari solusi terhadap sumber material tanah dari tebing agar persoalan yang sama tidak terus berulang.
Masyarakat secara khusus berharap Kecamatan Besitang beserta jajaran dan pihak terkait lainnya dapat turun melihat langsung kondisi di lapangan serta mencari langkah penanganan yang lebih permanen.
Warga berharap akses jalan tersebut dapat kembali aman dan nyaman dilalui, terutama bagi anak-anak sekolah dan masyarakat yang menggunakan jalan tersebut setiap hari.
Warga tidak hanya membutuhkan jalan yang dibersihkan setelah berlumpur, tetapi juga solusi agar lumpur tidak terus kembali memenuhi badan jalan setiap kali hujan turun. (Dinjo)




.jpg)